Cara Memilih Stabilizer Listrik Yang Bagus

Cara memilih stabilizer Listrik yang tepat murah dan bagus saat ini agak sulit karena terlalu banyak jenis dan merek stabilizer yang beredar, untuk mendapatkan stabilizer lstrik yang murah dan bagus untuk mengatasi masalah tegangan listrik yang naik turun atau tidak stabil bisa dilihat pada kriteria dibawah ini.

Yang perlu diperhatikan dalam memilih Stabilizer Listrik biasa juga disebut Stavol atau AVR – Automatic Voltage Regulator yang bagus setidaknya bisa melihat dari spesifikasi di bawah ini :

  1. System Servo Motor
  2. Digital Display
  3. Alarm Warning
  4. Auto Cut off
  5. Auto Cooling Fan
  6. By Pass Swith
  7. Soft Starter System ( Auto Wind BAck System )
  8. Rentang input Voltage yang lebar ( Minimal 140 V – 240 V )
  9. Power Output Maksimum mencapai 80%
  10. Garansi Pabrik minimal 3 Tahun
  11. Teknisi berkunjung ketempat jika terjadi kerusakan

Sysytem Servo motor suatu sistem yang cepat dalam merespon perubahan tegangan listrik kurang dari satu detik, Digital Display berfungsi untuk memudahkan pemakai dalam melihat hasil kerja sistem seperti ,input voltage, output voltage dan beban pemakaian, Alarm warning berfungsi untuk pengingat jika terjadi perubahan tegangan yang extrem, Auto Cut off bekerja jika tegangan listrik melebihi dari rentang input voltage yang di izinkan maka sistem akan mematikan stabilizer dan menghidupkan kembali jika tegangan terdeteksi masuk dalam rentang input voltage yang diizinkan, Auto Cooling Fan bekerja pada saat terdeteksi kelebihan panas dalam ruangan stabilizer atau pada trafo dan sistem akan mematikan Fan jika suhu kembali normal, By Pass Switch berfungsi dalam keadaan darurat jika terjadi kerusakan pada stabilizer sambil menunggu teknisi datang untuk memperbaiki agar pemakai tidak mengalami padam aliran listrik maka By Pass Switch ini berfungsi untuk menyambungkan instalasi listrik langsung ke PLN tanpa melalui stabilizer. Auto Wind Back System berfungsi untuk mengatasi kegagalan start pada waktu terjadinya pemadaman aliran listrik, kegagalan start atau Trip pada MCB PLN biasa terjadi pada stabilizer yang tidak dilengkapi AWBS pada waktu aliran listrik kembali mengalir setelah pemadaman. Rentang input voltage adalah batas terendah dan tertinggi Input Volt dari PLN yang diizinkan oleh sistem stabilizer, Power Output Maksimum adalah batas akhir kemampuan stabilizer dalam mengeluarkan beban maksimum yang dapat ditanggung oleh stabilizer, hal ini yang terpenting diketahui dari Stabilizer Listrik yang akan dipilih karena pada stabilizer umumnya memiliki Power Maximum adalah 50% – 80%. Dan yang terpenting lainya alah Garansi yang diberikan langsung oleh pabrik, serta teknisi yang berkunjung ketempat untuk memperbaiki, sehingga pemakai tidak perlu repot-repot mencopot dan membawa stabilizer ketempat perbaikan.

About these ads

Tentang megajayastavolindo

Jual Stabilizer Matsuyama - AVR - Stavol - Stabilizer Listrik
Tulisan ini dipublikasikan di Manfaat Stabilizer Listrik, Pengaman Alat Laboratorium, Stabilizer, Stabilizer Bagus, Stabilizer Listrik, Stabilizer Listrik Murah Berkualitas, Stabilizer Murah, Stabilizer Rumah, Stabilizer Voltage, Stavol, Uncategorized, Voltage Stabilizer dan tag , , , , , , , , . Tandai permalink.